- disini saya menggunakan ubuntu 1010.burning iso di dvd ato agan juga bisa menggunakan usb flashdisk dengan menggunakan softwaare seperti win to flash agar dapat memindahkan iso di usb
- disini saya menggunakan dvd karena tidak ingin ribet setelah itu masukkan dvd dan saat booting tekan F2 untuk pengguna acer atau masuk pada jendela booting dan utamakan optical drive dvd rom
- Misal selama ini Anda telah menggunakan windows dengan partisi C,D dan E. Kosongkan Drive E dengan memindah semua data ke Drive D. Akan lebih baik jika data-data penting di simpan dahulu di CD atau flashdisk untuk mengantisipasi terjadi kehilangan data.
- ini adalah jendela awal saat
- pilih menu instalasi
- maka akan keluar jendela dibawah ini dan Agar lebih cepat proses instalasinya sebaiknya pilihan tersebut dikosongkan
- pilih Specify partitions manually kalau ingin menggunakan dual boot.
- Kemudian klik pada drive E yang telah dikosongkan, Dilayar Anda mungkin akan terdeteksi sebagai sda3. Anda bisa mengenalinya dengan mengecek dahulu besar drive E ketika masih di Windows. kemudian klik Delete sehingga akan tersedia freespace seperti gambar di bawah.
- Langkah selanjutnya membuat partisi swap. umumnya besar swap 2X besar RAM. Klik Add kemudian ketikan besarnya partisi baru.
- Membuat partisi root dengan cara klik Add dan habiskan saja semua freespace yang tersisa.
- Jika suatu saat Anda sudah merasa nyaman menggunakan Ubuntu dan akan menggunakannya sebagai OS utama untuk berbagai keperluan sebaiknya memisahkan menjadi beberapa drive. Setingan ini kusus pada laptop saya sda1 untuk /root (berisi files sistem), sda2 /home (berisi data user) dan sda3 /opt (berisi data mysql) dengan pertimbangan mempermudah backup menggunakan Ghost.
- Menentukan lokasi
- pilih USA
- Menentukan username dan password, sebaiknya klik Log in automatically
- selesai sudah proses instalasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar